Ketika kamu punya perhatian lebih, ketertarikan lebih, kesenangan yang lebih, terhadap sesuatu, itulah cinta... dalam konteks apapun.
Ketika cinta itu satu, tak tergoyahkan oleh benturan dan waktu, terjaga cintamu padanya meski hidupmu bersama cinta yang lain...itulah cinta sejati.
walau pun kamu punya cinta tapi kamu tetap mengharapkannaya.
Dalam satu putaran hidup, hanya satu belahan jiwa. Jika kamu mendapatkannya dalam cinta sejati... hufff, ikut dong... ^_^
Tuesday, May 19, 2009
Friday, May 15, 2009
Uh... benci dech bila denger perjodohan
Dua insan saling mencintai dan menyayangi serta berjanji untuk sehidup semati.
kisah cinta itu begitu indah dan bahkan siapapun yang melihat kedekatan dan kemesraan mereka berdua akan merasa iri dengan ketulusan cinta mereka
tapi semua itu tak berlangsung lama ketika sosok orang tua menjadi jurang pemisah diantara mereka dan membuyarkan semua mimpi dan cinta mereka...
"Perjodohan" sebuah kata yang sanggup menghancurkan segalanya yang telah mereka raih dan mereka bangun dengan penuh cinta dan kasih sayang dan ketulusan hati...
aku pun tak pernah mengerti dengan kata itu,.dengan dalih bahwa orang tua selalu memberikan yang terbaik untuk anaknya termasuk untuk masalah pendamping hidup kita, ato mungkin ada egoisme saja...?
dilematis,...disatu sisi cinta tak dapat diatur apalagi dipaksakan dia tumbuh kapan, dimana dan dengan siapa pun yang diinginkan, akan tetapi bakti kita dipertanyakan ketika menolaknya...
pusingggggg....."
apakah cerita siti nurbaya
akan terus ada..?
aku memang anakmu tapi bukan hakmu..anak adalah anugerah sang hidup yang dititipkan kepadamu dan bebas menentukan hidupnya sendiri..
kisah cinta itu begitu indah dan bahkan siapapun yang melihat kedekatan dan kemesraan mereka berdua akan merasa iri dengan ketulusan cinta mereka
tapi semua itu tak berlangsung lama ketika sosok orang tua menjadi jurang pemisah diantara mereka dan membuyarkan semua mimpi dan cinta mereka...
"Perjodohan" sebuah kata yang sanggup menghancurkan segalanya yang telah mereka raih dan mereka bangun dengan penuh cinta dan kasih sayang dan ketulusan hati...
aku pun tak pernah mengerti dengan kata itu,.dengan dalih bahwa orang tua selalu memberikan yang terbaik untuk anaknya termasuk untuk masalah pendamping hidup kita, ato mungkin ada egoisme saja...?
dilematis,...disatu sisi cinta tak dapat diatur apalagi dipaksakan dia tumbuh kapan, dimana dan dengan siapa pun yang diinginkan, akan tetapi bakti kita dipertanyakan ketika menolaknya...
pusingggggg....."
apakah cerita siti nurbaya
akan terus ada..?
aku memang anakmu tapi bukan hakmu..anak adalah anugerah sang hidup yang dititipkan kepadamu dan bebas menentukan hidupnya sendiri..
Saturday, May 2, 2009
10 kepribadian yang paling di sukai
Beberapa kepribadian yang disukai baik cewek ataupun cowok:
1. Ketulusan menempati peringkat pertama sebagai sifat yang paling
disukai oleh semua orang. Ketulusan membuat orang lain merasa aman dan dihargai karena yakin tidak akan dibodohi atau dibohongi. Orang yang tulus selalu mengatakan kebenaran, tidak suka mengada-ada, pura-pura, mencari-cari alasan atau memutarbalikkan fakta. Prinsipnya “Ya diatas Ya dan Tidak diatas Tidak”. Tentu akan lebih ideal bila ketulusan yang selembut merpati itu diimbangi dengan kecerdikan seekor ular. Dengan begitu, ketulusan tidak menjadi keluguan yang bisa merugikan diri sendiri.
2. Beda dgn rendah diri yg merupakan kelemahan, kerendahhatian justru mengungkapkan kekuatan. Hanya orang yang kuat jiwanya yang bisa bersikap rendah hati. Ia seperti padi yang semakin berisi semakin menunduk. Orang yang rendah hati bisa mengakui dan menghargai keunggulan orang lain. Ia bisa membuat orang yang diatasnya merasa oke dan membuat orang yang di bawahnya tidak merasa minder.
3. Kesetiaan sudah menjadi barang langka & sangat tinggi harganya.
Orang yg setia selalu bisa dipercaya dan diandalkan. Dia selalu menepati
janji, punya komitmen yang kuat, rela berkorban dan tidak suka berkhianat.
4. Orang yang bersikap positif selalu berusaha melihat segala sesuatu dari kacamata positif, bahkan dalam situasi yang buruk sekalipun. Dia lebih suka membicarakan kebaikan daripada keburukan orang lain, lebih suka bicara mengenai harapan drpd keputusasaan, lebih suka mencari solusi daripada frustasi, lebih suka memuji daripada mengecam, dsb.
5. Karena tidak semua orang dikaruniai temperamen ceria, maka keceriaan tidak harus diartikan ekspresi wajah dan tubuh tapi sikap hati. Orang yang ceria adalah orang yang bisa menikmati hidup, tidak suka mengeluh dan selalu berusaha meraih kegembiraan. Dia bisa mentertawakan situasi, orang lain, juga dirinya sendiri. Dia punya potensi untuk menghibur dan mendorong semangat orang lain.
6. Orang yang bertanggung jawab akan melaksanakan kewajibannya dengan sungguh-sungguh. Kalau melakukan kesalahan, dia berani mengakuinya. Ketika mengalami kegagalan, dia tidak akan mencari kambing hitam untuk disalahkan. Bahkan kalau dia merasa kecewa dan sakit hati, dia tidak akan menyalahkan siapapun. Dia menyadari bahwa dirinya sendirilah yang bertanggung jawab atas apapun yang dialami dan dirasakannya.
7. Rasa percaya diri memungkinkan seseorang menerima dirinya
sebagaimana adanya, menghargai dirinya dan menghargai orang lain. Orang yang percaya diri mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan dan situasi yang baru. Dia tahu apa yang harus dilakukannya dan melakukannya dengan baik.
8. Kebesaran jiwa dapat dilihat dr kemampuan seseorang memaafkan orang lain. Orang yang berjiwa besar tidak membiarkan dirinya dikuasai oleh rasa benci dan permusuhan. Ketika menghadapi masa-masa sukar dia tetap tegar, tidak membiarkan dirinya hanyut dalam kesedihan dan keputusasaan.
9. Orang yang easy going menganggap hidup ini ringan. Dia tidak suka membesar-besarkan masalah kecil. Bahkan berusaha mengecilkan masalah-masalah besar. Dia tidak suka mengungkit masa lalu dan tidak mau khawatir dengan masa depan. Dia tidak mau pusing dan stress dengan masalah-masalah yang berada di luar kontrolnya.
10. Empati adalah sifat yg sangat mengagumkan. Orang yg berempati bukan saja pendengar yang baik tapi juga bisa menempatkan diri pada posisi orang lain. Ketika terjadi konflik dia selalu mencari jalan keluar terbaik bagi kedua belah pihak, tidak suka memaksakan pendapat dan kehendaknya sendiri. Dia selalu berusaha memahami dan mengerti orang lain.
Subscribe to:
Comments (Atom)